Sunday, January 8, 2012

Sejarah Komputer


Komputer merupakan alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan oleh orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan untuk mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir khusus berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang mungkin tidak berhubungan dengan matematika.
http://www.hh.schule.de/metalltechnik-didaktik/museum/abakus/china/china.htm






















Walaupun begitu namun terdapat alat seperti slide rule yaitu jenis kalkulator mekanik, mulai dari abakus (semacam sempoa) dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah yang lebih baik dan  cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda sekarang disebut sebagai komputer.


Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.


Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.

Dalam sejarah komputer, Ada 5 generasi dalam sejarah komputer yaitu:



Generasi Pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), itu hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160kW.

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.

Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "Bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi Kedua

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.

Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.

Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Generasi Ketiga

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Generasi Keempat

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.

Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.

Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada hanya menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.

Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun ada beberapa informasi lain yang menyatakan bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru terhadap paradigma komputerisasi di dunia.


Sumber artikel :www.wikipedia.org

Thursday, August 13, 2009

Sejarah Telegrafi

Telegrafi (dari bahasa Yunani: tele τηλε "jauh", dan graphein γραφειν "menulis") adalah transmisi jarak jauh dari pesan menggunakan beberapa bentuk sistem pengkodean on-off.Telegrafi mensyaratkan bahwa kode (kadang-kadang disebut "bahasa") yang digunakan untuk menerjemahkan pesan untuk mengetahui antara pengirim dan penerima. Kode tersebut dirancang sesuai dengan batas-batas medium sinyal yang diberikan.

contoh awal penggunaannya adalah sinyal asap, beacon dan sinyal cahaya yang dipantulkan. Pada 1800-an, munculnya listrik membawa sarana untuk mengirimkan sinyal melalui telegraf listrik. Munculnya radio di awal 1900-an membawa radio telegrafi dan bentuk lain dari telegrafi nirkabel. Di era internet, telegraf dikembangkan secara besar-besaran dalam kecanggihan dan kemudahan dalam penggunaannya, dengan antarmuka (interface) bahasa alami yang menyembunyikan kode yang mendasar, yang memungkinkan teknologi seperti surat elektronik dan pesan instan.

Telegraf seperti sudah ada di Eropa dlebih awal sebelum Pertempuran Waterloo, kemudian terbentuk sebagai Semaphore, atau telegraf optik yang mengirim pesan kepada peneliti yang keberadaannya jauh dengan melalui sinyal line-of-sight. Pada 1837, seniman amerika yang menjadi penemu, Samuel Morse berhasil melakukan percobaan pertama dengan merekam telegraf listrik.
Sebelum layanan telepon jarak jauh yang tersedia atau terjangkau, layanan telegram sangat populer dan satu-satunya cara untuk menyampaikan informasi dengan cepat melalui jarak yang sangat jauh. Telegram sering digunakan untuk mengkonfirmasi transaksi bisnis dan yang biasa digunakan untuk membuat dokumen pengikat hukum untuk urusan bisnis.

Sebuah kawat gambar atau kawat foto sebuah gambar koran yang dikirim dari lokasi yang jauh dengan telegraf faksimili. Mesin teleostereograph, sebuah cikal bakal faks elektronik modern, dikembangkan oleh Labs AT & T Bell pada tahun 1920, namun penggunaan komersial pertama dari perangkat gambar telegraf faksimili kembali pada tahun 1800-an. Itu dibuat oleh Samuel FB Morse (anggota pembuat kode morse).

Sebuah telegram diplomatik, juga dikenal sebagai kabel diplomatik, adalah istilah yang diberikan untuk komunikasi rahasia antara misi diplomatik dan kementerian luar negeri negara induknya. Ini terus disebut telegram atau kabel terlepas dari metode yang digunakan untuk transmisi.


Wednesday, August 5, 2009

Sejarah bahasa C

Awal pengembangan bahasa C terjadi di AT & T Bell Labs antara tahun 1969 dan 1973. C itu sendiri adalah bahasa pemrograman untuk tujuan umum. C juga terkait erat dengan operasi sistem UNIX yang juga dikembangkan menggunakan bahasa ini, baik sistem dan sebagian besar program yang berjalan. Namun, bahasa ini tidak terikat pada satu sistem operasi atau mesin dan meskipun telah disebut `` sistem bahasa pemrograman'' karena berguna untuk menulis compiler dan sistem operasi, dan telah digunakan sama baiknya untuk menulis program utama dalam domain yang berbeda.

Banyak dari ide-ide penting dalam C yang ada dari bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richards. Banyak pengaruh BCPL pada C kemudian secara tidak langsung juga melalui bahasa B yang ditulis oleh Ken Thompson pada tahun 1970 untuk sistem UNIX yang pertama pada DEC PDP-7.

BCPL dan B adalah bahasa ''typeless" (tipe yang kurang beragam). Sebaliknya, C menyediakan berbagai tipe data. Jenis karakter fundamental, dan bilangan bulat (integer) beserta bilangan desimal (floating point) dari beberapa ukuran. Selain itu, ada hirarki tipe data turunan dibuat dengan pointer, array, struktur dan union. Ekspresi yaitu terbentuk dari operator dan operan; ekspresi apapun, termasuk tugas atau panggilan fungsi (function call), bisa menjadi pernyataan (statment). Pointer menyediakan untuk mechine-independent alamat aritmatika.

C menyediakan control-flow konstruksi dasar yang dibutuhkan untuk program yang terstruktur dengan baik: pengelompokan pernyataan (statment), pengambilan keputusan (if-else), pemilihan salah satu dari serangkaian nilai yang mungkin (switch), perulangan dengan tes terminasi di atas (while, for) atau di bagian bawah (do), dan keluar dari loop awal (break).

Fungsi dapat menghasilkan nilai-nilai dari jenis dasar, struktur, union, atau pointer. Fungsi apapun dapat dipangil secara rekursif. Variabel lokal biasanya "otomatis", atau dibuat baru dengan melibatkan masing-masing variabel tersebut. Fungsi definisi mungkin tidak bersarang tetapi variabel-variabel dapat dinyatakan dalam mode blok-terstruktur. Fungsi dari program C mungkin ada dalam file sumber terpisah yang dikompilasi secara terpisah. Cakupan variabel internal mungkin hanya untuk di dalam fungsi, tetapi cakupan variabel eksternal hanya diketahui dalam file sumber tunggal, atau terlihat untuk seluruh program.

Langkah preprocessing melakukan substitusi makro pada teks program, inklusi dari file sumber lain, dan kondisional kompilasi.

C adalah bahasa yang cenderung "low-level". Karakterisasi ini bukan merendahkan, itu hanya berarti bahwa C berkaitan dengan jenis yang sama objek yang kebanyakan komputer, yaitu karakter, angka, dan alamat. Ini dapat dikombinasikan dan berjalan dengan aritmatika dan operator logika diimplementasikan oleh mesin nyata.

Didalam C tidak ada operasi untuk menangani secara langsung dengan objek komposit seperti string karakter, set, list atau array. Tidak ada operasi yang memanipulasi seluruh array atau string, meskipun mungkin struktur disalin menjadi satu unit. Bahasa tidak mendefinisikan fasilitas alokasi penyimpanan lain dari definisi statis dan disiplin tetap disediakan oleh variabel  fungsi lokal, tidak ada tumpukan atau koleksi sampah (gerbage collection). Akhirnya, C itu sendiri tidak memberikan fasilitas input/output, tidak ada Read atau Write statment, dan file acces methods yang tersedia. Semua mekanisme tingkat tinggi harus disediakan dengan pemanggilan fungsi secara eksplisit. Kebanyakan C implementasi telah menyertakan koleksi standar yang rasional seperti halnya fungsi.

Demikian pula, C menawarkan hanya langsung, satu-benang aliran kontrol: tes, loop, pengelompokan, dan subprogram, tetapi tidak multiprogramming, operasi paralel, sinkronisasi, atau coroutines.

Pada tahun 1983, American National Standards Institute (ANSI) membentuk komite untukmemberikan definisi modern, komprehensif C. Definisi yang dihasilkan, standar ANSI, atau `` ANSIC'', telah selesai pada akhir tahun 1988. Sebagian besar fitur standar yang sudah didukung oleh modern compiler.

Standar didasarkan pada referensi manual asli. Bahasa ini relatif sedikit berubah, salah satu tujuan dari standar ini adalah untuk memastikan bahwa sebagian besar program yang ada tetap berlaku atau gagal, bahwa compiler dapat menghasilkan peringatan dari perilaku baru.

Bagi kebanyakan programmer, perubahan yang paling penting adalah sintaks baru untuk menyatakan dan mendefinisikan fungsi. Sebuah deklarasi fungsi sekarang dapat meliputi deskripsi argumen fungsi. perubahan definisi syntax agar cocok. Ini tambahan agar lebih mudah bagi compiler untuk mendeteksi kesalahan yang disebabkan oleh argumen tidak cocok.

Ada perubahan bahasa dari skala kecil yang lain. Struktur assignment dan enumeration, yang telah tersedia secara luas, dan kini resmi menjadi bagian dari bahasa C. Perhitungan floating-point sekarang bisa dilakukan dalam presisi tunggal.

Sebuah kontribusi kedua yang signifikan dari standar ini adalah definisi library untuk C. Menentukan fungsi untuk mengakses sistem operasi (misalnya, untuk membaca dan menulis file), input dan output terformat, alokasi memori, manipulasi string, dan sejenisnya. Sebuah koleksi header standar menyediakan akses seragam untuk deklarasi fungsi dalam tipe data. Program yang menggunakan library untuk berinteraksi dengan sistem host terjamin kompatibel. Sebagian besar library erat dimodelkan pada `` standard I / O library''dari sistem UNIX. Library ini telah dijelaskan dalam edisi pertama, dan telah banyak digunakan pada sistem lainnya juga.

Karena tipe data dan struktur kontrol yang disediakan oleh C didukung langsung oleh kebanyakan komputer, run-time library yang dibutuhkan kecil untuk proses program secara mandiri. Fungsi-fungsi library standar hanya dipanggil secara eksplisit, sehingga bisa saja diabaikan jika tidak diperlukan.