Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Monday, January 16, 2012

Pengertian Pointer

Dalam ilmu komputer, pointer adalah tipe data bagi bahasa pemrograman yang nilainya mengacu untuk menunjuk langsung nilai lain yang tersimpan di tempat lain (variabel) di dalam suatu memori komputer dengan menggunakan alamat yang ada. Untuk bahasa pemrograman tingkat tinggi, pointer secara efektif dapat mengambil tempat pada general purpose registers yang ada pada bahasa tingkat rendah seperti bahasa assembly apabila memori masih tersedia. 

Pointer adalah implementasi sederhana, lebih konkretnya yaitu tentang tipe data referensi yang lebih abstrak. Beberapa jenis bahasa mendukung pointer, walaupun ada yang memiliki lebih banyak pembatasan penggunaannya dari pada yang lain. 

Sebagai analoginya, sebuah nomor halaman yang ada pada buku dapat dianggap sebagai pointer ke halaman yang sesuai, dan dereferencing pada pointer akan dilakukan dengan membalik ke halaman dengan nomor halaman yang diberikan. 

Pointer dapat meningkatkan kinerja data secara signifikan agar operasi berulang seperti traversing string, tabel lookup, tabel kontrol dan struktur pohon. Secara khusus, sering jauh lebih efisien dalam penggunaan waktu dan space untuk pointer dari pada menggunakan variable tipe data biasa. 

Pointer juga digunakan untuk menyimpan alamat dari titik masuk untuk memanggil subrutin dalam pemrograman prosedural dan untuk run-time penghubung ke dynamic link libraries (DLL). Dalam pemrograman berorientasi objek, pointer ke fungsi yang digunakan untuk mengikat/menjilid method, ini sering disebut tabel method virtual.

Sementara ini "pointer" telah digunakan untuk merujuk pada referensi yang ada pada umumnya, hal ini juga baik digunakan untuk struktur data yang secara eksplisit memungkinkan antar muka (interface) pointer untuk dimanipulasi (secara aritmetik melalui aritmetik pointer) sebagai alamat memori. Karena pointer memungkinkan akses yang dilindungi maupun tidak dilindungi ke memori yang dituju. 

Pointer primitif adalah pointer sering disimpan dalam format yang sama dengan integer. Namun, pada saat untuk dereference atau "mencari" pointer yang nilainya tidak pernah menjadi alamat memori yang valid akan menyebabkan program menjadi crash. 

Deskripsi Formal: 
Dalam ilmu komputer, pointer adalah termasuk tipe data macam referensi. Sebuah data primitive adalah setiap datum yang dapat dibaca dari atau ditulis ke memori komputer menggunakan satu akses memori (misalnya, kedua byte dan kata (word) yang primitif). 


Sebuah data agregat (aggregate) adalah data primitif yang logis berdekatan di dalam memori dan yang dipandang secara kolektif sebagai satu datum (misalnya, agregat bisa saja 3 byte logis berdekatan, maka nilai-nilai itu lah yang mewakili 3 koordinat titik di dalam ruang memori), ketika seluruh agregat yang terdiri dari jenis primitive yang sama, agregat dapat disebut sabagai sebuah array (larik), dalam arti, multi-byte primitif adalah array dari byte.

Dalam konteks definisi ini, byte adalah primitif terkecil, masing-masing menentukan alamat memori byte yang berbeda. Alamat memori dari byte pertama pada sebuah datum dianggap sebagai alamat memori (atau base alamat memori) dari seluruh datum. 

Sebuah pointer memori adalah primitive, nilai pointer itu digunakan sebagai alamat memori dan disebut sebagai pointer petunjuk ke alamat memori. Hal ini juga disebut bahwa pointer menunjuk ke datum [yang ada dalam memori] ketika nilai pointer berupa alamat memori datum itu.

Secara lebih umumnya, pointer adalah jenis data referensi, dan agar memperoleh  pointer dereference maka datum pointer disimpan di lokasi yang berbeda di dalam memori. Fitur yang membedakan pointer dengan jenis referensi lain yaitu nilai pointer yang dimaksud  dianggap sebagai alamat memori, yang merupakan konsep 'tingkat rendah'. 

Saat membuat struktur data seperti daftar, deret dan percabangan, perlu memiliki pointer untuk membantu mengelola bagaimana struktur dapat diimplementasikan dan dikendalikan. Contoh umum dari pointer adalah start pointer, end pointer, dan stack pointer. Pointer ini dapat menjadi absolute (alamat fisik yang sebenarnya atau alamat virtual di memori virtual) atau relative (sebuah offset dari alamat awal absolute ("dasar") yang biasanya menggunakan bit yang lebih sedikit dari pada alamat lengkap, tetapi biasanya juga akan membutuhkan satu tambahan operasi aritmatika untuk menyelesaikannya).

Dua byte offset, berisi 16-bit unsigned integer, dapat digunakan untuk menyediakan pengalamatan relative sampai dengan 64 kilobyte struktur data. Secara umum, meskipun, skema seperti itu banyak masalah, dan untuk kemudahan bagi programmer maka ruang alamat datar biasanya lebih disukai.

Sebuah byte offset, seperti nilai ASCII karakter heksadesimal dapat digunakan untuk menunjuk nilai integer alternatif dalam array. Dengan cara ini, karakter dapat sangat efisien diterjemahkan dari 'data mentah' ke indeks sekuensial dapat digunakan dan kemudian dituju ke alamat absolut tanpa menggunakan tabel lookup. 

Digunakan dalam mengontrol tabel 
Kontrol tabel digunakan untuk mengontrol aliran program (program flow), biasanya membuat ekstensif menggunakan pointer. Pointer biasanya tertanam dalam sebuah entry tabel. Misalnya, digunakan untuk menyimpan entry point bagi subrutin yang akan dijalankan, dan berdasarkan kondisi tertentu yang didefinisikan dalam entri tabel yang sama. 

Namun pointer  hanya dapat berupa indeks untuk memisahkan data yang lain tetapi terikat, tabel terdiri dari suatu array dari alamat yang aktual atau alamat sendiri (tergantung pada struktur bahasa pemrograman yang tersedia). 

Pointer juga dapat digunakan untuk titik (kembali) ke entri tabel sebelumnya (seperti dalam pengolahan loop) atau maju melewati beberapa entri tabel (seperti pada switch atau "awal" keluar dari loop). 

Abstraksi pointer yang sangat tipis di atas merupakan kemampuan pengalamatan yang dikembangkan dengan arsitektur paling modern. Dalam skema sederhana, alamat atau indeks numerik, ditugaskan bagi setiap unit memori dalam sistem, di mana unit ini biasanya baik byte atau kata (word), secara efektif dapat mengubah semua memori ke array yang sangat besar. Kemudian, jika kita memiliki suatu alamat, sistem itu menyediakan operasi untuk mengambil nilai yang tersimpan dalam unit memori pada alamat (biasanya menggunakan register tujuan umum di dalam mesin yang digunakan). 

Dalam kasus biasa, pointer itu cukup besar untuk menampung alamat lebih dari beberapa unit memori yang berada di dalam sistem. Ini memperkenalkan kemungkinan bahwa program mungkin berusaha untuk mengakses alamat bila tidak ada unit memori, baik karena memori tidak cukup dipasang (yaitu di luar jangkauan memori yang tersedia) atau arsitektur tidak mendukung alamat tersebut. Kasus pertama mungkin, dalam platform tertentu seperti arsitektur Intel x86, disebut kesalahan segmentasi (segfault). Kasus kedua adalah mungkin dalam implementasi pada AMD64, di mana pointer yang memiliki panjang 64 bit dan alamat hanya memperpanjang sampai 48 bit. Disini pointer harus sesuai dengan aturan-aturan tertentu (alamat kanonik), jadi jika pointer nonkanonik adalah dereferenced, akan berakibat prosesor melakukan kesalahan perlindungan umum (general protection fault).

Di sisi lain, beberapa sistem memiliki lebih banyak unit memori dari pada alamat. Dalam hal ini, skema yang lebih kompleks seperti segmentasi memori atau paging dikelola untuk menggunakan bagian yang berbeda dari memori pada waktu yang berbeda pula. Inkarnasi terakhir dari arsitektur x86 mendukung hingga 36 bit dari alamat memori fisik, yang dipetakan ke ruang alamat 32-bit linear melalui mekanisme paging PAE. Jadi, hanya 1 / 16 dari total memori yang mungkin dapat diakses pada suatu waktu. Contoh lain dalam kelompok komputer yang sama adalah 16-bit dalam keadaan terlindungi dari prosesor 80286 yang meskipun mempunyai 16 MiB memori fisik, dapat mengakses hingga 1 GB dari memori virtual, namun kombinasi dari 16-bit alamat dan segmen register dapat mengakses lebih dari 64 KiB dalam satu struktur data rumit. Beberapa pembatasan aritmetik pointer ANSI mungkin memiliki model memori tersegmentasi dari kelompok prosesor ini.

Dalam rangka untuk mengembangkan interface yang konsisten, beberapa arsitektur menyediakan I / O yang dipetakan ke dalam memori, yang memungkinkan beberapa alamat untuk menuju ke unit memori sedangkan yang lain mengacu pada register perangkat perangkat lain di komputer. Ada konsep analog seperti file offset, indeks array, dan referensi object remote yang melayani beberapa tujuan yang sama sebagai alamat untuk jenis object lainnya. 

Pointer secara langsung didukung tanpa pembatasan dalam bahasa seperti PL / I, C, C++, Pascal, dan kebanyakan bahasa perakitan. Ketika berhadapan dengan array, operasi pencarian kritis biasanya perhitungan alamat  disebut tahap perhitungan alamat yang melibatkan pembentukan sebuah array. 

Dalam struktur data lain, seperti daftar terhubung (linked list), pointer digunakan sebagai referensi secara eksplisit yang mengikat salah satu bagian dari struktur yang lain. Pointer digunakan untuk menumpangi parameter bagi referensi. Hal ini berguna jika programmer menginginkan modifikasi fungsi untuk parameter, agar dapat dilihat pada pemanggilan fungsi itu. Ini juga berguna untuk menampilkan nilai hasil perkalian dari dalam fungsi yang telah dibuat.

Pointer juga dapat digunakan untuk mengalokasikan/ALLOCATE atau DEALLOCATE variabel dinamis dan array dalam memori. Karena variable akan sering menyebabkan memori penuh setelah selasai ngerjakan perintah, itu dapat menjadi pemborosan memori apabila kita menyimpannya terus-menerus, dan oleh karena itu praktik yang baik untuk DEALLOCATE itu (menggunakan referensi pointer asli) ketika tidak diperlukan lagi. Kegagalan pada DEALLOCATE dapat mengakibatkan kehabisan memori (dimana memori bebas yang tersedia akan secara bertahap berkurang atau dalam kasus yang parah, dengan secara cepat akan penuh).

Monday, January 9, 2012

Sejarah Internet

Pada mulanya sejarah Internet dimulai dengan pengembangan komputer pada tahun 1950. Hal ini dimulai dengan komunikasi point-to-point antara komputer mainframe dan terminal, diperluas untuk koneksi point-to-point antara komputer dan kemudian penelitian awal ke packet switching. Packet switched jaringan seperti ARPANET, Mark I di NPL di Inggris, CYCLADES, Merit Jaringan, Tymnet, Telenet dan, dikembangkan pada 1960-an dan awal 1970-an menggunakan berbagai protokol. ARPANET secara khusus mengarah pada pengembangan protokol untuk internetworking, di mana beberapa jaringan yang terpisah dapat bergabung bersama-sama ke jaringan dari jaringan.

Pada tahun 1982 Internet Protocol Suite (TCP / IP) adalah standar dan konsep jaringan di seluruh dunia saling berhubungan sepenuhnya TCP / IP disebut Internet diperkenalkan.Akses ke ARPANET diperluas pada tahun 1981 ketika National Science Foundation (NSF) mengembangkan Computer Science Networking (CSNET) lagi dan pada tahun 1986 ketika NSFNET menyediakan akses ke situs superkomputer di Amerika Serikat dari organisasi penelitian dan pendidikan. Penyedia layanan Internet komersial (ISP) mulai muncul pada akhir 1980-an dan 1990-an. ARPANET dinonaktifkan pada tahun 1990. Internet adalah dikomersialisasikan pada tahun 1995 saat NSFNET adalah dinonaktifkan, menghilangkan pembatasan terakhir pada penggunaan Internet sebagai lalu lintas komersial.

Sejak pertengahan 1990-an Internet telah membawa dampak drastis pada budaya dan perdagangan, termasuk bangkitnya komunikasi instan melalui surat elektronik, pesan instan, Voice over Internet Protocol (VoIP) "panggilan telepon", panggilan dua arah video interaktif , dan World Wide Web dengan forum diskusinya, blog, jaringan sosial, dan situs belanja online. Komunitas riset dan pendidikan terus mengembangkan dan menggunakan jaringan canggih seperti Layanan Jaringan Backbone kecepatan sangat tinggi (vBNS) NSF, Internet2, dan National LambdaRail. Menjadi meningkatnya jumlah data yang ditransmisikan pada kecepatan yang lebih tinggi dan lebih tinggi melalui jaringan fiber optic beroperasi pada 1-Gb / s, 10-Gb / s, atau lebih. Internet terus tumbuh, didorong oleh semakin besar jumlah informasi dan pengetahuan online, perdagangan, hiburan dan jaringan sosial.

Diperkirakan bahwa pada tahun 1993 Internet dilakukan hanya 1% dari informasi yang mengalir melalui dua arah telekomunikasi. Pada tahun 2000 angka ini telah tumbuh menjadi 51%, dan pada 2007 lebih dari 97% dari semua telekomunikasi informasi dilakukan melalui Internet.

Mempelopori
Internet telah dimulai kembali pada abad ke-19, terutama sistem telegraf, lebih dari satu abad sebelum internet menjadi digital yang banyak digunakan pada paruh kedua th.1990-an. Konsep komunikasi data - transmisi data antara dua tempat yang berbeda, terhubung melalui beberapa jenis media elektromagnetik, seperti radio atau kawat listrik - mendahului pengenalan komputer pertama. Sistem komunikasi seperti itu biasanya terbatas pada titik ke titik komunikasi antara dua perangkat akhir. Sistem telegraf dan mesin telex dapat dianggap pelopor awal komunikasi semacam ini.
Awalnya komputer menggunakan teknologi yang tersedia pada saat itu untuk memungkinkan komunikasi antara unit pengolahan pusat dan terminal remote. Sebagai teknologi yang berkembang, sistem baru dirancang untuk memungkinkan komunikasi jarak yang lebih jauh (untuk terminal) atau dengan kecepatan yang lebih tinggi (untuk interkoneksi perangkat lokal) yang diperlukan untuk model komputer mainframe. Menggunakan teknologi ini, adalah mungkin untuk pertukaran data (seperti file) antara komputer remote. Namun, model komunikasi point-to-point masih terbatas, karena tidak memungkinkan untuk komunikasi langsung antara dua sistem yang berubah-ubah dan memerlukan sebuah link fisik. Teknologi ini juga dianggap tidak aman untuk penggunaan strategis dan militer, karena tidak ada jalan alternatif untuk komunikasi dalam kasus serangan musuh.

Tiga Terminal dan satu ARPA
Orang pertama yang menyebut untuk istilah global network adalah JCR Licklider, diartikulasikan ide-ide pada Januari tahun 1960 dimakalahnya, Simbiosis Manusia-Komputer.
"A network of such [computers], connected to one another by wide-band communication lines [which provided] the functions of present-day libraries together with anticipated advances in information storage and retrieval and [other] symbiotic functions." —J.C.R. Licklider,
Pada bulan Agustus 1962, Licklider dan Welden Clark menerbitkan kertas "On-Line Man Computer Communication", salah satu deskripsi pertama jaringan masa depan.
Pada bulan Oktober 1962, Licklider dipekerjakan oleh Jack Ruina sebagai Direktur Information Processing Techniques Office (IPTO) dalam DARPA, dengan mandat untuk terhubung dengan komputer utama Departemen Pertahanan Amerika Serikat di Cheyenne Mountain, Pentagon, dan SAC HQ. Di sana ia membentuk kelompok informal dalam DARPA untuk penelitian komputer lebih lanjut. Dia mulai dengan menulis memo menjelaskan jaringan didistribusikan ke staf IPTO, yang disebutnya "Anggota dan Afiliasi dari intergalaksi Jaringan Komputer". Sebagai bagian dari peran proses informasi kantor, tiga terminal jaringan telah dipasang: satu untuk System Development Corporation di Santa Monica, satu untuk Proyek Genie di University of California, Berkeley dan satu untuk proyek Time-Sharing Sistem Kompatibel di Massachusetts Institute of Technology (MIT). Licklider perlu diidentifikasi untuk antar-jaringan akan menjadi jelas dengan nyata penyebab dihanbur-hanburkannya sumberdaya.

"For each of these three terminals, I had three different sets of user commands. So if I was talking online with someone at S.D.C. and I wanted to talk to someone I knew at Berkeley or M.I.T. about this, I had to get up from the S.D.C. terminal, go over and log into the other terminal and get in touch with them. [...] I said, it's obvious what to do (But I don't want to do it): If you have these three terminals, there ought to be one terminal that goes anywhere you want to go where you have interactive computing. That idea is the ARPAnet."—Robert W. Taylor, co-writer dengan Licklider untuk "The Computer as a Communications Device", dalam sebuah wawancara dengan The New York Times,

Meskipun ia meninggalkan IPTO pada tahun 1964, lima tahun sebelum ARPANET , itu adalah visinya tentang jaringan universal yang memberikan dorongan yang dipimpin penerusnya seperti Lawrence Roberts dan Robert Taylor untuk pengembangan lebih lanjut ARPANET. Kemudian Licklider kembali untuk memimpin IPTO pada tahun 1973 selama dua tahun.


Daftar kejadian penting










































TahunKejadian
1957-Uni Soviet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.
1958-Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.
1962-J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Pada tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.
Awal 1960-an-Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an-ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.
1965-Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
1968-Jaringan Tymnet dibuat.
1971-Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
1972-Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"
1972-1974-Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.
1973-ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
1974-Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".
1974-Bolt, Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.
1977-Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
1978-Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).
1979-Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Pada tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-anKomputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
-Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
1982Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
-Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
1986-Diperkenalkan sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS (Domain Name System) yang berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan komputer.

Kejadian penting lainnya
Tahun 1971, Ray Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, ikon "@" juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau World Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator.


Sumber :www.wikipedia.org

Sunday, January 8, 2012

Sejarah Komputer


Komputer merupakan alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan oleh orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan untuk mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir khusus berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang mungkin tidak berhubungan dengan matematika.
http://www.hh.schule.de/metalltechnik-didaktik/museum/abakus/china/china.htm






















Walaupun begitu namun terdapat alat seperti slide rule yaitu jenis kalkulator mekanik, mulai dari abakus (semacam sempoa) dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah yang lebih baik dan  cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi." Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda sekarang disebut sebagai komputer.


Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.


Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.

Dalam sejarah komputer, Ada 5 generasi dalam sejarah komputer yaitu:



Generasi Pertama
Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploit potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer, Z3, untuk mendesain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu memengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, Colossus bukan merupakan komputer serbaguna (general-purpose computer), itu hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvard-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa kini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengonsumsi daya sebesar 160kW.

Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.

Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usaha membangun konsep desain komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer. Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer (EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur Von Neumann tersebut.

Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut "Bahasa mesin" (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.
Generasi Kedua

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis.

Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singakatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program.

Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memprosesinformasi keuangan.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karier baru bermunculan (programmer, analis sistem, dan ahli sistem komputer). Industr piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.
Generasi Ketiga

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC : integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Pada ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.
Generasi Keempat

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas: mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.

Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukurang setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan keterandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap piranti rumah tangga seperti microwave, oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection (EFI) dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).

IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena memopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga memopulerkan penggunaan piranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon, dsb. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat.

Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensial terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga Local Area Network atau LAN), atau [kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

Generasi Kelima
Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001: Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhana. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada hanya menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang desain komputer dan teknologi yang semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model non Neumann. Model non Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.

Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun ada beberapa informasi lain yang menyatakan bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru terhadap paradigma komputerisasi di dunia.


Sumber artikel :www.wikipedia.org